Sabtu, 08 Agustus 2015

cerita cinta yang berujung tangisan





aku mengenal sakit dari sebuah penghianatan , dan aku belajar ikhlas dari kehilangan :') 
Bukan seperti ini caranya syg, kau campakan aku begitu saja setelah kau sudah benar2 membuatku jatuh cinta. Sungguh ini sakit 
Untuk apa  kamu janji. kalau ujungnya kamu yang ingkari. percumakan.
Sama saja seperti pagi2 sebelumnya. Ku jalani hari kini tanpa mu. Tanpa semangatku 
Tak pernah terbayangkan akhirnya kamu melukis luka dihati ini 
Kisah kita dulu benar2 tak akan dapat kulupakan.. akan tetap ku ingat dan kukenang walau luka semakin terasa saat mengenangnya 
airmata , terimakasih telah mengajarkan aku kekuatan , kedewasaan, ketegaran , dan tersenyum dibalik kesedihan 
Kata org cinta mmg tak harus memiliki. Tapi sulit bagiku mencintai seseorang namun tidak bisa memilikinya 
aku tidak pernah bilang aku marah , aku hanya ingin kamu peka dgn membaca perubahan sikapku padamu 
Aku coba utk tersenyum disaat sakit & bersabar disaat luka. Karna hanya dgn senyuman & kesabaran yg dpt menguatkan hati yg terluka ini 
Otak selalu menjerit keras tentang kebodohanku mencintaimu, namun hati masih tetap tuli untuk mendengarkan,dan ia selalu memaafkan
mencintaimu dengan penuh rasa sabar sedang aku nikmati saat ini , karna dengan cara itu aku bisa menunjukkan ketulusan hatiku 
Kuharap pagi menghapuskan ingatanku tentang kamu, karna kinipun apa baiknya kamu masih dihatiku namun bukan milikku.

sumber Lupa Nama y :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar